Apple akan kuasai teknologi pengenalan 3D

Apple akan kuasai teknologi pengenalan 3D

Apple diperkirakan akan unggul dari pesaing mereka dalam industri Smartphone, paling tidak untuk 2 tahun kedepan. Pengembangan fitur Apple’s Face ID security dianggap telah meninggalkan teknologi ponsel pintar dua tahun dibelakang Apple, ini dikatakan oleh tiga produsen konponen utama pada Reuters. Dukungan anggaran pengembangan yang besar adalah keuntungan lain dari Apple yang menguasai pangsa pasar dalam tiga dekade terakhir.

Ketika iPhone 5S diluncurkan dengan fingerprint-sensing home button, September 2013, Samsung membutuhkan waktu hingga April ditahun berikutnya untuk menghadirkan teknologi serupa pada Galaxy S5, bersamaan dengan produsen lain yang menyusul setelahnya. Teknologi penginderaan 3D diharapkan dapat meningkatkan generasi ponsel berikutnya, memungkinkan pengenalan wajah yang akurat serta biometrik yang aman untuk pembayaran, gesture sensing, belanja dan permainan yang imersif.

Tech research house Gartner memprediksi bahwa pada tahun 2021, 40 persen smartphone akan dilengkapi dengan kamera 3D, yang juga dapat digunakan untuk apa yang disebut augmented reality, atau AR, di mana objek digital melekat erat pada gambar dunia nyata. Menurut produsen komponen Viavi Solutions Inc, Finisar Corp dan Ams AG, hambatan pada bagian-bagian kunci akan berarti adopsi massal dari penginderaan 3D tidak akan terjadi hingga tahun depan, mengecewakan harapan sebelumnya. Yang berarti bahwa Huawei China, Xiaomi, dan lainnya dapat menjadi hampir dua tahun di belakang Apple, yang meluncurkan Face ID dengan telepon iPhone X-nya pada September lalu.

Beberapa ponsel Android dengan kemampuan penginderaan 3D telah mencapai pasar dalam jumlah kecil, seperti Asus ZenFone AR dirilis tahun lalu, tetapi model-model itu tidak menggunakan sensor untuk pengenalan wajah seperti iPhone X. Bill Ong senior director of investor relations dari Viavi mengatakan perlu banyak waktu bagi para pelanggan Android untuk membawa teknologi tersebut pada ponsel mereka. Rantai supply untuk optical filters dari 3D sensoring adalah hal utama. Namun ia menolak menyebutkan nama perusahaan yang mungkin meluncurkan ponsel Android dengan pengenalan wajah 3D tahun ini tetapi mengatakan bahwa Viavi sedang dalam pembicaraan dengan semua pembuat ponsel pintar utama untuk memasok filter.

Apple mengamankan pasokan VCSEL (vertical cavity surface emitting laser), sebuah modul cahaya terstruktur yang komponennya membentuk proyektor dot pada alat pemodelan 3D, termasuk infrared flood illuminator, infrared camera dan color cameras. Kesepakatan yang diperkirakan mencapai nilai $ 390 juta pada bulan Desember lalu, selama dua tahun.

Source: appleinsider.com

Post Comment